Ini Syarat buat Direksi Baru Pertamina dari Pemegang Saham



Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki kriteria untuk direksi PT Pertamina (Persero) yang baru. Saat ini ada dua jabatan direksi yang masih mengalami kekosongan imbas dari adanya perombakan organisasi.

Deputi bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menyebutkan, kriteria yang harus dipenuhi direksi Pertamina yaitu mengerti perubahan paradigma Pertam‎ina. Bila sebelumnya berorientasi pada pemasaran dan produk menjadi ke arah pelayanan konsumen.

“Dia harus yang mengerti betul, jadi kita problem utamanya adalah pola pikirnya Pertamina diubah menjadi customer oriented, jadi melayani,” kata Fajar, di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Fajar menuturkan, perubahan orientasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan, serta memenangkan persaingan. Lantaran saat ini persaingan bisnis minyak dan gas bumi (migas), khususnya sektor hilir cukup ketat.

“Kalau sekarang punya BBM diserahkan ke masyarakat. Sekarang enggak bisa karena ini persaingan dia enggak sendirian lagi, makanya ada korporat pemasaran,” tutur dia.

Fajar mengatakan, penetapan direksi baru merupakan kewenangan pemegang saham, dalam hal ini adalah Kementerian BUMN. Sedangkan calon direksi bisa diusulkan komisaris atau usulan pribadi.

“Ini haknya pemegang saham kalau nama. Bisa dari usulan komisaris atau usulan dari talent,” ucap dia.

‎Penambahan direksi Pertamina dilatarbelakangi oleh perombakan organisasi pada perusahaan energi plat merah tersebut. Berdasarkan keputusan Menteri BUMN yang tercantum dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor 39/MBU/02/2018‎, ditetapkan penambahan organisasi baru yaitu Direktorat Pemasaran Korporat yang melakukan bisnis penjualan produk skala besar dan pemasaran ritel yang melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

Pada Direktorat Pemasaran Korporat di‎ pimpin oleh M Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Diretur Pemasaran Pertamina. Dia juga menjabat sebagai pelaksana tugas sementara Direktur Pemasaran Ritel.

“Mengenai, jadi saat ini diputuskan bahwa untuk yang Direktorat Pemasaran Korporat itu dijabat Pak Iskandar dan sementara menangani pemasaran ritel,” tutur Fajar.

Fajar melanjutkan, penambahan juga terjadi pada direktorat infrastruktur dan logistik, sementara dirangkap oleh Nicke Widyawati yang saat ini‎ menjadi Direktur Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ibu Nicke masih direktur SDM tapi menangani logitik, supply chain,” tuturnya.

Menurut Fajar akan ada direksi baru yang diangkat untuk mengisi kepemimpinan pada direktorat yang baru dibentuk.‎ Target penetapan direksi tambahan dilakukan dalam watktu secepatnya. “Nanti ada direksi baru,” ujar dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

 

Investasi sektor migas menurun



Source link

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

More From: Bisnis

DON'T MISS

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format